Mungkin di antara para pembaca ada yang belum tahu kalau saat ini maskapai
penerbangan Garuda Indonesia memberikan fasilitas gratis untuk membawa sepeda
ke seluruh destinasi penerbangan Garuda Indonesia. Melalui tulisan ini saya
ingin berbagi pengalaman membawa sepeda dengan maskapai penerbangan Garuda
Indonesia.
Sekedar menjadikan tempat ini untuk bercerita cerita tentang yang remeh-temeh dan biasa-biasa saja. Semoga bisa untuk berbagi
Senin, 02 September 2013
Senin, 07 Januari 2013
Mobile Rice Huller
Suara menderu melintas di jalan
sebelah rumah pagi itu. Tak seberapa lama suara itu menuju ke halaman depan
rumah orang tuaku dan berhenti di sana. Saya kemudian melongok keluar untuk
memastikan apa gerangan suara menderu di depan rumah. Haa…..ternyata di bawah pohon sawo sudah ada
seorang lelaki dengan mesin penggiling padi keliling yang menawarkan untuk
menggiling padi musim panen ini.
Setahun bersama Jlitheng
Sudah Satu tahun lebih beberapa bulan saya memakai Yamaha Scorpio, rasanya pantaslah untuk membuat beberapa catatan untuk motor ini.
Sejak memiliki motor ini saya lebih sering naik motor
daripada naik mobil. rute Megalang, Jogja, Gunungkidul, dan kadang-kadang
Semarang menjadi rute yang sering saya tempuh. Oo iya, motor ini saya kasih
nama Jlitheng. Karena warna dan nuansanya yang dominan warna hitam.
Kamis, 26 April 2012
SrawungSeniSegaraGunung
Selembar leaflet tertempel di papan pengumuman kampus membuat ku tergerak untuk mendektinya dan membaca isinya. Rupanya sebuah pengumuman tentang perhelatan bertajuk Srawung Seni Segara gunung. yang diadakan di seputaran Ccandi borobudur. Srawung Seni Segara Gunung, Sebuah event kesenian yang yang digagas untuk menafsirkan kembali relasi antara seni dan ketuhanan, seni dan arkeologi, seni dan mitos. Perhelatan berkesenian yang digelar di situs-situs jejak kejayaan masa lalu.
Kebetulan sore itu bisa pulang lebih awal. kemudian aku ajak Nira untuk pergi ke Borobudur. Nira begitu antusias, dan selepas maghrib kami meluncur dari magelang ke Borobudur.
Minggu, 15 April 2012
TENTANG PERAYAAN
Ulang tahun kota Magelang ke 1106 tahun 2012
Sudah lazim dilakukan ketika hari jadi selalu diadakan perayaan sebagai pengingatnya. Perayaan tak hanya menyangkut daur hidup manusia tetapi juga kelahiran sebuah kota. Magelang...Kota kecil yang terletak kurang lebih 40 km dari pusat kota Mataram merayakan hari jadinya yang ke 1106 di bulan April 2012. Memang sudah cukup tua usianya. Kemeriahan perayaan sitandai dengan beragam ritus salah satunya adalah upacara yang diadakan dengan menggunakan bahasa Jawa. para peserta upacara menggunakan pakaian adat Jawa, dan berbagai aba-aba juga menggunakan bahasa jawa. Entah apa ide dari pelaksanaan upacara itu, mungkin maksudnya adalah ekspresi dari upaya untuk melestarikan "kebudayaan"
Minggu, 08 Januari 2012
Terompet dari bahan bekas
Tahun baru dan terompet memang sudah tidak dapat dipisahkan.
Menjelang pergantian tahun pedagang terompet keliling mulai bermunculan dan tiba-tiba hilang setelah perayaan tahun baru lewat. Saat
ini bentuk terompet yang dijual sangat bervariasi ada yang hanya kerucut lurus,
berbentuk naga, ada juga yang berkelok-kelok persis terompet untuk konser
music. Bahannya juga bervariasi, tidak hanya dari kertas, tetapi juga dari
plastic. Perbedaan bentuk dan bahan menentukan harganya juga.
Prinsip kerja terompet sebetulnya sangat sederhana, bunyi
terompet berasal dari aliran udara yang menggetarkan membran kemudian
menghasilkan suara. Dengan sedikit kreativitas dan meluangkan waktu tentunya,
terompet dapat dibuat dengan barang-barang bekas. Daripada membeli dengan harga cukup mahal,
dan lebih ramah lingkungan karena memanfaatkan barang bekas.
Bahan:
Dua botol plastic bekas ukuran berbeda tetapi ukuran
lubangnya sama
Potongan pipa pralon ½ inch
Balon/plastic
Selang
cara membuat:
cara membuat:
Sabtu, 17 Desember 2011
Sensasi baru membaca buku…
Buku mulai dikenal di Mesir
tahun 2400an dalam bentuk tulisan pada gulungan-gulungan kertas yang
disebut dengan papirus. Berabad-abad kemudian
buku dalam bentuk kertas dari bahan dasar bamboo ditemukan Cina.
Teknologi
pembuatan kertas berkembang dari Cina ke Eropa pada abad 11 Masehi dan semakin
berkembang hingga diciptakannya mesin cetak oleh Gutenberg. Hadirnya teknologi catak
dan produksi kertas telah menimbulkan revolusi sosial di Eropa. Teknologi cetak yang berkembang saat itu
menjadikan buku semakin mudah diakses oleh berbagai kalangan. gagasan-gagasan kritis terhadap dominasi
gereja dan kerajaan mulai disebarkan melalui buku. Dominasi gereja dan kerajaan
sebagai pemegang otoritas agama dan kekuasaan mulai dipertanyakan dan mimicu
terjadinya revolusi sosial.
Minggu, 30 Oktober 2011
Dahon Roo D7, Curve D3, dan Vitesse P18
Perkenalan saya dengan sepeda lipat berawal tahun 2008. Saat itu pemakai sepeda lipat khususnya di Jogja masih sangat jarang. Toko sepeda yang menujalnya pun masih stau dua tempat saja. Kalaupun ada paling sebatas toko-toko yang memang cukup besar seperti toko sepeda yang ada di Malioboro dan Gondomanan. Seiring semakin populernya sepeda, virus sepeda lipat juga semakin mewabah. Terutama setelah salah satu pabrik sepeda merk lokal mulai membuat sepeda lipat. Sepeda lipat produk China juga semakin banyak dipasaran.
Candi Abang, Gua Sentono, Gua Jepang
Sudah hampir dua bulan ini dengkul tidak diajak olah raga. Maklum situasi tidak memungkinkan karena ketidakjelasan domisili. Akhirnya pagi ini kesampaian juga ngobel bareng Blackko sepeda kesayanganku. Nama itu kuberikan karena warnanya BLACK dan pakai ban KOJAK. Niat untuk ngobel bersama Blakko memang sudah ada sejak beberapa hari sebelumnya. Tujuannya adalah Candi Abang. Kebetulan sedang pada ngadain inisiasi di tempat itu. Pagi rasanya malas bangun, karena aku baru tidur jam dua.sebetulnya jam lima pagi aku sudah bangun, namun rasanya masih berat untuk beranjak, padahal rencananya aku berangkat sepagi mungkin supaya tidak terlalu panas. Akhirnya aku baru bangun jam tujuh, dan setelah urusan beres-beres bisa beres akhirnya aku berangkat jam delapan.
Sabtu, 22 Oktober 2011
Jogja Java Carnival 2011. Ketika Kebudayaan menjadi Tontonan
Kamis, 20 Oktober 2011
Mesin penyedot uang itu bernama Artos
| Selain undangan dilarang masuk |
Aku dan Motor Baru: Impresi pertama Yamaha New Scorpio Z
Akhirnya saya dan istri sepakat untuk membeli motor sport. Pertimbangan untuk ganti motor karena mobilitas saya belakangan ini yang cukup jauh, Megelang, Jogja, Gunung Kidul, Semarang. Motor bebek dan motor matik yang sudah ada rasanya kurang mumpuni untuk menembus rute tersebut. Rencananya motor bebek akan dijual, ganti dengan motor sport. Datanglah kami ke dealer sepeda motor. Yamaha menjadi pilihannya karena produk motor sport merek lain tidak menarik. Semula kami sepakat untuk memilih Vixon. Namun ketika tiba di dealer mata saya tertuju pada satu motor sport yang tidak begitu lazim dilihat. Setelah didekati ternyata Scorpio. Wah ketinggalan berita nih ternyata Scorpio muncul dengan tampilan baru. Setelah diamat-amati ternyata cukup menggoda juga. Istri saya juga merasa lebih sreg scorpio daripada Vixion. Alasannya sadlenya lebih lebar jadi lega untuk bonceng istri yang posturnya di atas rata-rata (untuk tidak mengatakan gemuk…..heeee…).
Rabu, 19 Oktober 2011
WASPADA BERJALAN KAKI: Mari berjalan di sebelah kanan
Berjalan kaki di jalan yang tidak bertrotoar tentunya sangatlah membahayakan. Kendaraan yang melintas adalah bahaya yang harus diwaspadai. Ketika berjalan kita sudah terlanjur diajarkan untuk berjalan di sisi kiri. saat masih kecil orang tua kita selalu berpesan agar kita selalu berjalan disebelah kiri. Nah rupanya pesan itu sudah sangat melekat pada kita. Padahal bila kita amati berjalan disebelah kiri terutama di jalan yang tidak bertrotoar sangat berbahaya. Coba bayangkan, ketika anda berjalan disebelah kiri maka posisi kita berada satu lajur yang sama dengan pengendara kendaraan. Pada posisi itu kita tidak tahu bagaimana situasi dibelakang, karena kita tidak punya mata dibelakang, dan tidak dilengkapi spion (lucu kali ya kalau pejalan kaki wajib membawa spion…). Seringkali saat berjalan juga tidak menyadari kalau makin ke tengah. Akibatnya jika ada kendaraan yang membahayakan (entah akan menabrak, atau menjambret) jelas pejalan kaki tidak dapat menghindar.
Lain halnya jika kita berjalan di sisi kanan. Pejalan kaki berada pada lajur berlawanan dengan kendaraan. Oleh Karena itu jika ada kendaraan yang membahayakan, pejalan kaki dapat menghindarinya. Jadi mulai saat ini “MARI BERJALAN KAKI DI SISI KANAN”
Waspada berkendara
Sepeda motor saat ini menjadi sarana transportasi yang kian populer. Pada jam-jam tertentu menjelang jam masuk dan pulang sekolah atau kantor, jalan raya seolah berubah menjadi sirkuit balap yang mengerikan. Kendaraan melaju kencang, menyelip di atara pengendara lain dan mobil. Saya termasuk pengguna sepeda motor untuk bepergian, meskipun saya juga menggunakan alat transportasi lain seperti sepeda dan mobil. saya memilih menggunakan motor kalau pada hari itu banyak urusan yang harus saya selesaikan. Namun harus disadari bahwa mengendari sepeda motor sangatlah tinggi kecelakaan bahkan fatal akibatnya. Untuk itu perlu untuk selalu waspada dan hati-hati ketika berkendara.
Minggu, 16 Oktober 2011
Waspada Bersepeda
Saya menggunakan sepeda sesekali saja untuk pergi dari rumah ke kampus yang kurang lebih jaraknya 18 km. Saya menggunakan sepeda kalau tidak akan banyak aktivitas di hari itu, dan cuaca tidak hujan atau terlalu panas. Mengendarai sepeda di jalan yang tidak memiliki jalur khusus sepeda sangatlah sulit. Coba bayangkan bagaimana mungkin kekuatan dengkul harus bersaing dengan mesin kendaraan. Oleh karena itu saya memilih meinghindari kepadatan lalulintas tinggi ketika berangkat dan pulang. Berangkat sebelum pukul tujuh, jalan masih cukup lengang dan belum terlalu panas. Pulang setelah pukul lima sore.
Langganan:
Postingan (Atom)